Manulife Logo
NAV / UNIT

Untuk berbagai tujuan jangka panjang, saham-saham papan atas bisa jadi pilihan saat Anda ingin memacu pertumbuhan dana. Reksa Dana Manulife Dana Saham (MDS) berinvestasi di saham-saham paling likuid di bursa saham Indonesia, dipersembahkan bagi Anda yang menginginkan alternatif investasi saham dengan kinerja relatif terjaga.

Keunggulan

MDS menawarkan mantapnya kinerja saham-saham LQ45 (saham-saham dengan transaksi terbesar di bursa saham Indonesia, sering kali adalah saham-saham berkapitalisasi besar), dengan sebagian kecil alokasi pada obligasi dan deposito.

Untuk berbagai tujuan investasi Anda

Berkenalan dengan investasi saham

Dikelola oleh ahlinya, MDS dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mulai mencicipi investasi saham.

Tujuan jangka panjang

MDS dapat Anda jadikan bagian portofolio investasi untuk memacu pertumbuhan dana untuk tujuan jangka panjang Anda seperti dana kuliah atau bekal pensiun yang masih belasan tahun lagi. Walaupun begitu, unit MDS dapat Anda beli dan cairkan kapan saja.

 

Fitur

Umum
Tanggal penawaran : 1 Agustus 2003
Jumlah dana kelolaan
(31 Des 2020)
: Rp3,8 triliun
Bank kustodian : Citibank, N.A
Minimum pembelian pertama dan seterusnya* : Rp10.000,-
Tolok ukur kinerja : LQ45
Risiko Investasi
Risiko yang timbul dari berkurangnya nilai unit penyertaan, likuiditas, perubahan alokasi efek dalam kebijakan investasi, perubahan kondisi ekonomi dan politik, nilai investasi, perubahan peraturan perpajakan, tingkat suku bunga, pembubaran dan likuidasi.
Alokasi Investasi Min Max
Saham 80% 100%
Obligasi 0% 20%
Pasar Uang 0% 20%
Biaya-biaya*
Biaya pembelian -
Biaya penjualan kembali
(Deferred Sales Charge)
Tahun pertama
1,25%
Tahun kedua dst -
Biaya pengalihan -

*Untuk pembelian melalui kantor Reksa Dana Manulife dan klikMAMI. Pembelian melalui mitra distribusi dan sekuritas mungkin menggunakan besaran biaya yang berbeda

MDS dapat diperoleh di

Kantor Perwakilan MAMI, Bank BTN, Bank Bukopin, Bank CIMB Niaga, Bank Commonwealth, Bank Danamon, Bank DBS Indonesia, Bank KEB Hana, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Negara Indonesia, Bank Permata, Bank QNBI, Bank Rakyat Indonesia, Bank UOB, Bareksa, Bibit, Citibank, HSBC Indonesia, Indo Premier Online Trading, Investamart, Maybank Indonesia, Moduit, OCBC NISP, Phillip Securities Indonesia, Tanamduit, Trimegah Sekuritas